Efek Buruk Tidur Berlebihan: Efek Terhadap Tubuh dan Kondisi Psikologi

Berbagai Efek Buruk Tidur Berlebihan

Setiap orang suka tidur, bukan? Tidak ada yang lebih sempurna dari merayap perlahan menuju tempat tidur dan tidur sepuasnya setelah seharian penuh bekerja. Kita semua melakukannya. Kita, sebagai manusia, butuh tidur. Tidur baik untuk kita. Setidaknya itulah yang ditanamkan oleh orangtua dikehidupan kita. Kurang tidur bisa menyebabkan berbagai masalah atau gangguan kesehatan. Anda mendengarkan statemen itu dimana saja. Itulah mengapa ada begitu banyak metode perawatan, pengobatan, dan penyembuhan berbagai gangguan tidur seperti insomnia. Tapi bagaimana jika sebaliknya yang terjadi? Apa yang akan terjadi jika anda tidur berlebihan? Apakah ini berefek baik atau justru menimbulkan masalah dan efek buruk?

efek buruk tidur berlebihan

Kenyataannya tidur berlebihan justru bisa menyebabkan berbagai efek buruk dan masalah kesehatan. Sayangnya kasus ini tidak begitu populer dan digembar-gemborkan sebagaimana insomnia; sehingga tidak banyak yang tahu bahwa kelebihan tidur juga bisa menyebabkan banyak efek buruk terhadap tubuh.

Penyebab Tidur Berlebihan

Kebanyakan mengira bahwa seseorang yang suka banyak tidur adalah pemalas. Mereka tidak menyadari bahwa, faktanya, tidur berlebihan bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Hipersomnia, lawan dari insomnia, adalah salah satu kelainan medis yang menyebabkan seseorang merasa mudah lelah dan mengantuk sepanjang hari meskipun dia sudah menghabiskan banyak waktu untuk beristirahat / tidur pada malam sebelumnya. Hipersomnia juga menyebabkan penderita tidur dalam jangka waktu panjang pada malam hari. Keinginan untuk terus tidur bisa menyebabkan beberapa masalah misalnya merasakan kecemasan berlebihan daya tahan tubuh yang lemah dan menurunnya daya ingat.

Ada kelainan lain yang disebut apnea tidur, yaitu kelainan pernafasan yang menyebabkan sesorang berhenti bernafas pada jangka-jangka pendek saat mereka sedang tidur.  Hal ini menyebabkan mereka terbangun atau setengah sadar beberapa kali saat mereka sedang tidur. Kondisi ini menyebabkan kebutuhan untuk tidur semakin bertambah.

Namun demikian, tidak semua orang yang tidur berlebihan disebabkan oleh medis. Ada banyak orang yang mengalami ini, meskipun tidak rutin, karena mereka kurang tidur pada malam hari sebelumnya. Jika anda tidak tidur secara penuh di malam hari (7-8 jam) anda akan terbangun dengan perasaan lelah dan akan seterusnya mengalami perasaan itu sepanjang hari. Ini berarti anda merasa perlu untuk menambah jam tidur pada siang, sore, atau malam harinya. Inilah yang mengakibatkan anda tidur berlebihan.

Tentu saja ada beberapa faktor psikologis yang dapat mempengaruhi pola tidur anda. Masalah-masalah seperti kecemasan, depresi, dan motivasi hidup rendah bisa menyebabkan tidur berlebihan. Bahkan cuaca pun bisa mempengaruhi pola tidur anda. Di musim hujan biasanya anda akan merasa seolah-olah energi anda tersedot habis tanpa keinginan untuk melakukan apapun. Dalam kondisi ini beberapa orang memilih untuk tetap berada dirumah dan memilih tetap merasa nyaman dan berbaring diatas bed dengan selimut hangat. Terakhir, kita tidak boleh melupakan bahwa tidur berlebihan juga disebabkan oleh rasa malas yang tinggi.

Efek Buruk Terhadap Tubuh

Sayangnya, tidur berlebihan bisa mengakibatkan efek samping yang luar biasa buruk bagi mereka yang memiliki kebiasaan ini dalam jangka waktu lama:

  • Telah ada beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan Amerika yang menunjukan korelasi antara tidur berlebihan dan diabetes. Orang-orang yang tidur lebih dari 8 atau 9 jam dan kurang dari 4 atau 5 jam memiliki resiko lebih besar untuk mengidap diabetes. Ini bukan berarti tidur berlebihan menyebabkan diabetes,  tetapi tidur berlebihan bisa menjadi sebuah gejala penyakit, salah satunya diabetes.
  • Meskipun depresi umumnya berkaitan dengan insomnia tapi juga didapat fakta bahwa tidur berlebihan juga menjadi bagian dari penderita depresi. Kenyataannya, 15% dari semua penderita depresi tidur lebih dari 8 atau 9 jam setiap malam .
  • Dengan tidur terlalu banyak, maka anda kurang aktif. Hal ini mengakibatkan tubuh hanya memiliki sedikit waktu untuk membakar energi yang kemudian justru disimpan sebagai lemak. Akibatnya hal ini bisa mengakibatkan peningkatan berat badan dan obesitas yang kemudian bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan lainnya.
  • Salah satu efek samping yang paling sering ditemui adalah sakit kepala. Hal ini muncul sebagai efek tidur berlebihan terhadap syaraf neutrotransmitter otak.
  • Ada kaitan antara tidur berlebihan dan sakit jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tidur berlebihan memiliki 38 % resiko untuk mengalami jantung koloner.
  • Meskipun belum diketahui secara penuh bagaimana ini terjadi, ada kenyataan bahwa orang yang tidur lebih dari 8 atau 9 jam setiap malam memiliki resiko kematian lebih tinggi daripada mereka yang tidur selama 7-8 jam per malam.

Efek terhadap Kondisi Psikologis

Selain memiliki efek terhadap fisik, tidur berlebihan juga bisa mengakibatkan efek psikologis yang cukup serius. Saat anda terbangun dan melihat bahwa waktu sudah menunjukan pukul 11 atau 12 siang, anda menyadari bahwa anda telah membuang waktu melakukan hal yang tidak baik untuk kesehatan anda. Hal ini bisa mengakibatkan anda merasa tidak nyaman dan memulai hari dengan mood yang sangat rendah.

Cara anda memulai hari bergantung pada kondisi mood. Tidur berlebihan bisa membawa efek buruk seperti perasaan lelah dan marah. Ini juga bisa menyebabkan lebih banyak masalah didalam pikiran jika anda mencoba untuk memperbaiki pola tidur anda. Masalah terburuknya adalah jika anda merasa lelah hari ini maka anda akan tidur berlebihan pada malam harinya. Tentu sangat mengejutkan jika tidur melebihi waktu yang diperlukan juga bisa memeberikan efek yang sama seperti jika anda hanya tidur 3 atau 4 jam saja. Perasaan-perasaan seperti itu jika dialami dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan depresi. Maka tidak mengherankan jika sebuah penelitian menunjukan bahwa 15% dari orang-orang yang mengalami depresi juga memiliki masalah dengan tidur berlebihan. Namun juga ada kabar baiknya. Beberapa penelitian menyarankan cara mengatasi depresi dengan pengurangan waktu tidur. Dengan menggunakan metode ini anda tidak hanya akan mengurangi depresi tetapi juga bisa menghindari masalah-masalah tidur berlebihan sekaligus memiliki waktu yang lebih panjang ubntuk melakukan aktifitas yang jauh lebih bermanfaat.

Tidur berlebihan merupakan kebiasaan yang sangat buruk, tetapi bisa dikontrol. Pertama, jika anda tahu bahwa tidur lebih dari 8 jam setiap malam adalah hal yang buruk maka anda harus mengubahnya. Berhentilah untuk ” menggemari ” tidur dan lihatlah tidur sebagaimana fungsi semestinya: kebutuhan tubuh untuk tetap bertahan hidup. Perlakukan tidur sesuai fungsi tersebut. Perhatikan baik-baik fakta ini dan atur jadwal tidur sebagaimana yang diperlukan saja.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *