Home » Diet » Green Coffee: Benarkah Bisa Menurunkan Berat Badan?
Green Coffee: Benarkah Bisa Menurunkan Berat Badan?

Green Coffee: Benarkah Bisa Menurunkan Berat Badan?

Green Coffee akhir-akhir ini menjadi salah satu topik hangat dan yang paling dicari karena diklaim mampu menurunkan berat badan. Lalu...

Perdebatan mengenai manfaat dan bahaya minuman kopi belum selesai. Pro kontra mengenai minuman favorit banyak orang ini sepertinya tidak akan berujung. Dan kini, muncul fenomena dan wacana “green coffee“, si kopi hijau, atau lebih tepatnya “green coffee beans“, atau biji kopi hijau, yang diklaim memberikan efek bagus terhadap upaya penurunan berat badan.

Apa Itu Green Coffee?

Yang dimaksud hijau tentu saja tidak mencerminkan warna yang secara literal benar-benar hijau, akan tetapi green coffee lebih memiliki makna sebagai biji kopi yang tidak atau belum dipanggang (roasted), meskipun bisa jadi sudah dalam kondisi kering. Kalau secara harfiah, buah kopilah yang berwarna benar-benar hijau. 😀

Buah Kopi Berwarna Hijau (Kolom Sehat)

Lebih dalam dan spesifiknya lagi, green coffee yang dimaksud dalam konteks penurunan berat badan dan produk jadinya sebenarnya mengacu kepada “ekstrak”-nya. Sebagaimana yang sebagian besar sudah tahu, wacana green coffee ini pertama kali “diungkit-ungkit” sebagai suplemen ekstrak green coffee, si biang penurun berat badan, dalam acara Dr. Oz Show, tapi versi yang di luar sono, kira-kira 2-3 tahun yang lalu. Di Indonesia, wacana green coffee marak dalam kurang lebih setahun belakangan.

Ekstrak green coffee berasal dari biji kopi yang belum dipanggang. Biji kopi mentah (i.e green coffee) mengandung senyawa yang disebut sebagai asam klorogenik (chlorogenic acids), yang diyakini memiliki kemampuan antioksidan tinggi: membantu menurunkan tekanan darah, dan tentunya, menurunkan berat badan. Sedangkan pada kopi yang telah dipanggang, kandungan asam klorogenik menurun drastis. Inilah mengapa minuman kopi dianggap tidak efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

Produk Green Coffee

Green Coffee biasanya diwujudkan dalam produk-produk berupa biji kopi mentah, dan yang berupa ekstrak murni maupun racikan, misalnya: pil, kapsul, racikan minuman, dan lain-lain. Saat ini sudah beredar banyak sekali produk green coffee dengan berbagai brand. Mudah sekali mencarinya di berbagai toko online. Dosis ekstrak Green Coffee umumnya berkisar antara 60 hingga 185 miligram per hari.

Tentang Asam Klorogenik

Asam klorogenik bisa dibilang belum kenyang akan penelitian yang lengkap dan menyeluruh; sehingga belum bisa memberikan jawaban atas klaim bahwa senyawa ini efektif menurunkan berat badan. Ada beberapa penelitian yang menjelaskan bahwa senyawa asam ini berpotensi membantu menurunkan berat badan. Namun demikian, dokumentasi penilitian yang khusus mempelajari efek-efeknya terhadap penurunan berat badan masih sangat sedikit. Ditambah lagi, penelitian-penelitian itu hanya bersifat jangka pendek. Sehingga, dengan demikian dan untuk saat ini, cukup sulit mengatakan bahwa Green Coffee merupakan suplemen yang baik untuk menurunkan berat badan dan sekaligus bersifat aman.

Efek Negatif Green Coffee?

Efek samping negatif ekstrak green coffee belum benar-benar dilaporkan. Namun jika ditilik, Green Coffee memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi, yang efek negatifnya antara lain adalah:

  • Perut tidak nyaman, gangguan maag, dan sejenisnya
  • Peningkatan tekanan jantung
  • Sering buang air kecil
  • Susah tidur
  • Gelisah
  • Kecemasan
  • Peningkatan tekanan darah; berlawanan dengan sifat asam klorogenik
  • Dll

Verdict

Sebagaimana suplemen jenis lainnya, Green Coffee mungkin dipasarkan sebagai produk alami atau natural, meskipun tidak ada batasan atau definisi jelas pada istilah itu. Alami adalah istilah umum dalam industri suplemen dan produk herbal. Namun demikian, alami bukan berarti dan belum tentu aman. Apalagi, apa yang disebut sebagai suplemen sangat mungkin memasukkan bahan campuran yang bersifat tidak alami.

Oleh karena itu, jika terpaksanya keinginan mencoba sudah di ubun-ubun, pastikan memilih produk Green Coffee yang benar-benar diproses dengan benar, tidak mengandung campuran berbahaya, dan tentunya memenuhi persyaratan, khususnya dalam hal legalitasnya.

Kedua, pastikan kondisi tubuh anda benar-benar baik, sehingga efek-efek negatif, sebagaimana yang dibahas dalam efek negatif kafein di atas, tidak terjadi. Produk Green Coffee, sebagai sanggahan (disclaimer), biasanya mencantumkan teks yang intinya adalah: “tidak untuk dikonsumsi penderita penyakit jantung, darah tinggi, ibu hamil dan atau menyusui, anak-anak, dan seterusnya… seterusnya…”. Jika ditengok, mayoritas adalah efek dari kafein. Jika salah satu kondisi ada pada diri anda, maka sangat disarankan untuk tidak mencobanya.

Lalu kesimpulannya, apakah Green Coffee tidak bisa dibilang benar-benar menurunkan berat badan? Eittt… Tunggu dulu, bukan berarti demikian. Namun, sejumlah penelitian kecil belum bisa memberikan jawaban yang benar-benar valid. Oleh karena itu, dibutuhkan lebih banyak penelitian, baik dari segi efektivitasnya terhadap penurunan berat badan, efek samping, maupun efek jangka panjangnya terhadap tubuh.

Ingin mencoba? Silakan, Siapa yang melarang… 😀

© copyright 2013 - 2017; published only for www.kolomsehat.com.

KOMENTAR (note: komentar spam akan dihapus dan dilaporkan ke Facebook)

logo-kolom-sehat

Dukung dan dapatkan update artikel bermanfaat dengan like/follow Facebook Page kami.