Menjaga Kesehatan Otak: 7 Cara & Tips Praktis - KolomSehat

7 Cara & Tips Menjaga Kesehatan Otak

Otak manusia, sampai batas tertentu, masih menjadi misteri. Para ilmuwan belum bisa menemukan mengapa otak bisa tumbuh sebesar itu (dibandingkan dengan proporsi tubuh kita, berlawanan dengan otak mamalia lain yang jauh lebih kecil). Mereka juga belum bisa menjelaskan fungsi otak secara keseluruhan serta bagaimana kinerja otak sesungguhnya.

menjaga kesehatan otak

Otak kita mengkonsumsi 20% oksigen dan 17% energi dari tubuh dan mengandung lebih dari 160.000 km pembuluh darah. Saat anda terbangun, otak menghasilkan energi yang bisa digunakan untuk menyalakan sebuah lampu bohlam. Bertentangan dengan apa yang kebanyakan orang pikirkan, otak sebenarnya bekerja jauh lebih aktif ketika seseorang sedang tidur.

Otak bekerja jauh lebih aktif ketika kita sedang tidur.

Apapun jawaban atas misteri otak tersebut, faktanya adalah otak sangat penting bagi kesejahteraan hidup kita; sehingga kita harus merawatnya sebaik mungkin. Bertentangan dengan apa yang diyakini beberapa dekade yang lalu, otak tidak berhenti tumbuh bahkan ketika manusia sudah mencapai tahap kedewasaan. Otak memiliki kemampuan untuk terus tumbuh dan membentuk neuron dan koneksi baru dengan baik di usia pertengahan. Jika kita mau dan mampu melakukan perawatan yang tepat pada otak kita, maka otak akan terus tumbuh dan berfungsi dengan baik sepanjang hidup kita. Dalam artikel ini kita akan melihat beberapa cara menjaga kesehatan otak untuk menjaganya tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

1. Perhatikan Apa yang Anda Makan & Minum

Kabar baiknya, makanan yang baik untuk jantung dan organ lainnya juga baik untuk otak. Ini berlaku juga pada apa yang anda minum. Otak terdiri dari 75% air, dan oleh karena itu otak harus tetap terhidrasi dengan baik. Jadi, perbanyak minum air dan hindari minuman yang merusak fungsi otak, misalnya alkohol. Anda juga bisa memasukkan tambahan asupan berupa ikan dalam diet anda atau konsumsi suplemen asam lemak omega-3 karena mampu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, merangsang pertumbuhan neuron baru, dan meningkatkan level dopamin neurokimia, zat yang memberikan efek “rasa senang”.

2. Pastikan untuk terus Berolahraga

Sebagaimana olahraga bisa meningkatkan kesehatan tubuh, olahraga juga bisa meningkatkan kesehatan otak. Selain meningkatkan kadar oksigen didalam darah, latihan aerobik secara rutin bisa meningkatkan kapasitas otak dengan cara mendukung pertumbuhan neuron baru dan memperkuat hubungan antar neuron tersebut.

3. Latih Otak

Konsep yang berlaku pada otak sama dengan yang berlaku pada otot: gunakan atau hilang. Untuk menjaga kesehatan otak berfungsi dengan baik seiringan dengan tubuh anda yang semakin tua, anda harus terus memberikan tantangan pada otak. Penelitian menunjukkan bahwa cara terbaik untuk memberikan tantangan tersebut adalah dengan terus-menerus mempelajari hal baru serta melakukan rutinitas dengan cara yang berbeda atau baru. Pelajari bahasa lain yang belum anda kuasai. Paksa diri anda untuk mengambil atau mencari rute baru menuju tempat kerja. Ubah pola-pola kebiasaan menggunakan tangan kanan dengan sesekali menggantinya dengan tangan kiri, misalnya saat menyikat gigi.

4. Perhatikan Berat Badan

Obesitas dan kelebihan berat badan adalah wabah dunia sekarang. Dalam berbagai penelitian, keduanya dengan sangat meyakinkan memiliki kaitan erat dengan menurunnya fungsi otak dan perkembangan penyakit Alzheimer. Singkatnya begini, saat anda memiliki kelebihan berat badan maka anda kehilangan sejumlah neuron.

5. Perhatikan Kebiasaan Tidur Anda

Otak melakukan proses penting seperti pembuangan limbah dan proses detoksifikasi (pembuangan racun dalam tubuh) pada saat tidur. Jika anda kurang tidur, berarti anda menyakiti otak anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa gangguan tidur seperti insomnia dan apnea tidur berkaitan dengan penurunan tingkat kefokusan (kemampuan untuk berkonsentrasi) dan kewaspadaan mental.

6. Kesehatan Jantung sama dengan Kesehatan Otak

Otak bergantung pada oksigen. Asupan oksigen tersebut dipompa ke otak oleh jantung. Jadi, selalu perhatikan tekanan darah dan lakukan check-up kesehatan secara rutin untuk memastikan jantung anda tetap dalam kondisi baik. Beberapa penelitian membuktikan bahwa para lansia dengan kasus tekanan darah tinggi (hipertensi) memiliki resiko 5 kali lebih tinggi untuk mengalami kepikunan (demensia) Alzheimmer.

7. Meditasi

Sungguh. Sejumlah penelitian klinis secara mengejutkan menunjukkan bahwa meditasi dengan metode tertentu bisa mengubah struktur otak, menyebabkan pertumbuhan neuron baru, dan mengaktifkan area-area otak yang sebelumnya tidak digunakan. Meditasi tampaknya memiliki kemampuan untuk mendorong plastisitas otak, sebuah syarat penting yang memungkinkan otak terus berubah dan berkembang. Sebagai tambahan, meditasi juga membantu mengurangi stress dan menurunkan kadar hormon kortisol, hormon yang terbukti menekan pertumbuhan sel-sel syaraf baru dan koneksi-koneksinya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *