8 Penyebab Kerusakan dan Penuaan Kulit - KolomSehat

8 Penyebab Kerusakan dan Penuaan Kulit

Semua orang pasti ingin terlihat muda. Mereka yang berusia 30 tahun ke atas mungkin akan mulai mencemaskan mengenai kulit yang mulai menua (keriput, kusam, dll), terutama kaum wanita. Sedikit keriput yang mulai terlihat di depan cermin bahkan bisa mengganggu. Cermin akhirnya bisa menjadi “musuh besar”. Maka mewaspadai hal-hal yang bisa mempengaruhi penuaan kulit, apalagi penuaan dini, adalah hal yang sangat penting.

penyebab penuaan kulit kolomsehat

Kulit yang sehat, seperti kulit para remaja, memiliki daya apung (buoyance) tinggi, tampak segar, minim keriput, dan tentu cerah. Anda mungkin sudah mencoba berbagai produk perawatan kulit untuk mengembalikan keremajaan kulit, tapi hasilnya nihil, atau tidak signifikan. Apa yang salah? Apa yang seharusnya dilakukan?

Mungkin daripada mencoba berbagai cara untuk membuat kulit seperti sediakala secara cepat, ajaib, dan efektif, ada baiknya anda melihat hal apa saja yang menjadi penyebab penuaan kulit anda. Mungkin ada salah satu atau beberapa yang anda ketahui sebagai penyebab, sehingga anda bisa mengambil cara yang jauh lebih efektif dan efisien.

Bagi yang masih remaja atau muda, hmmm… ada baiknya pula bagi anda mengetahui apa saja yang menyebabkan penuaan kulit, sebelum anda akhirnya terlambat dan harus mencoba berbagai cara untuk membuat kulit anda segar kembali. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati bukan?

1. Radikal Bebas

Kulit kita terdiri dari sel-sel mikroskopis yang amat kecil, yang kemudian membentuk dinding luar dan nukleus (sel inti) interior. Meski anda tidak bisa melihat masing-masing sel, tapi semuanya membentuk permukaan yang kemudian bisa kita lihat. Jika bagian luar kulit rusak, maka beberapa bagian dari gabungan sel itu akan terkuak. Radikal bebas adalah substansi yang terus menerus menerpa dinding-dinding sel dan menyebabkan kerusakan oksidatif (disebabkan oleh proses oksidasi). Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa menyebabkan kanker, yaitu jika radikal bebas bisa menembus DNA. Bahkan meskipun gagal menembus DNA, radikal bebas bisa menyebabkan kerusakan kulit serius, yaitu penuaan dini dan kulit kusam. Untuk menghadapi ataupun mencegah ini, anda harus rajin mengkonsumsi berbagai makanan yang merupakan antioksidan. Antioksidan melayang di dalam tubuh dan membersihkan radikal bebas, sehingga dapat menghambat atau setidaknya memperlambat proses kerusakan dan penuaan kulit.

Baca: Antioksidan dan Makanan Kaya Antioksidan

2. Sinar Matahari

Banyak yang menyebabkan penuaan dan kerusakan sel kulit, tapi salah satu dari penyebab terbesar yang paling populer adalah sinar matahari, dan khususnya adalah beberapa jenis sinar ultraviolet. Meskipun dalam jangka pendek dan dalam waktu tertentu sinar matahari bagus buat kulit dan tubuh, tapi jika terpapar dalam waktu berlebihan akibatnya bisa sangat buruk, khususnya buat kulit, yaitu keriput dan perubahan warna kulit karena kerusakan pigmen kulit.

Baca: Manfaat dan Bahaya Sinar Matahari dan UV

Baca: Tips Menghindari Bahaya Sinar Matahari

3. Obesitas

Orang yang memiliki masalah obesitas acapkali terlihat lebih mudah; tapi ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan kulit. Kulit penderita obesitas memiliki kualitas kesehatan rendah dibanding mereka yang tidak mengalami obesitas. Masalahnya adalah, jika anda mengalami kelebihan berat badan, sirkulasi di dalam tubuh tidak berjalan dengan baik. Darah yang seharusnya bisa mencapai seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali, terkadang harus berhenti di bagian tertentu yang terlihat. Misalnya, yang paling tampak adalah kulti berwarna kemerahan dan seperti ada bercak. Memang terlihat lebih segar, pada beberapa kasus, tapi pada perjalanannya dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti jerawat dan bercak-bercak.

Baca: Berbagai Bahaya Obesitas

4. Kolesterol Tinggi

Obesitas menyebabkan sirkulasi darah tidak maksimal, di sisi lain kadar kolesterol tinggi yang menyebar juga menyebabkan kulit kehilangan warna (pucat dan sejenisnya). Kolesterol jahat/tinggi juga menghambat distribusi nutrisi dan mineral yang dibutuhkan untuk perbaikan kulit.

5. Kurang Tidur

Pernah terbangun di pagi hari, setelah menghabiskan malam panjang untuk bekerja atau hangout bersama dengan teman, dan mendapati wajah anda 5 tahun lebih tua dari biasanya? Tidur yang tidak cukup atau kurang tidur bisa menyebabkan kantung mata, yang selebihnya membuat anda tampak lebih tua, kurus, kuyu, dan seperti kurang gizi. Selain untuk mengistirahatkan tubuh setelah mengalami hari yang berat, tidur juga merupakan proses penting untuk perbaikan dan penggantian sel-sel kulit. Kebiasaan kurang tidur bisa menyebabkan kantung mata permanen. So, waspadalah dan hindari dengan tidur yang cukup setiap harinya.

6. Stress

Stress menyebabkan SEMUA efek negatif pada diri kita, baik fisik maupun mental, termasuk di antaranya adalah penuaan dini pada kulit. Stress tidak hanya menyebabkan kerontokan rambut dan munculnya uban, tapi juga keriput dan wajah yang terkesan “lelah”. Jika anda ingin terlihat lebih muda dalam waktu lama, maka anda perlu memperhatikan kesehatan mental dan manajemen diri yang cukup untuk menghadapi berbagai kondisi seperti stress, depresi, dan kecemasan.

Baca: Tips Bebas Stress di Waktu Liburan

Baca: Tips Melawan dan Mengatasi Kecemasan

7. Merokok

Banyak merokok menyebabkan banyak efek negatif. Tapi diantara yang banyak itu, merokok dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan membuat anda tampak lebih tua. Merokok juga menghambat sirkulasi oksigen ke dalam kulit. Dalam hal penampilan dan kesehatan mulut, merokok juga bisa merusak mulut, misalnya gigi menguning dan rusak dan kulit bibir menghitam.

8. Waktu

Sudah jelas waktu berpengaruh terhadap usia kita dan tentu usia kulit kita. Semakin bertambah usia, semakin anda terlihat lebih tua. Lumrah. Meskipun berbagai upaya untuk mencegah penuaan kulit sudah dilakukan, tapi anda tidak bisa melawan penyebab yang satu ini. Poin ini untuk memberikan wacana kesadaran bahwa ketika kita sudah bertemu dengan wacana waktu dan penuaan kulit, maka sudah selayaknyalah tidak berambisi untuk tampil muda lantaran usia yang sudah tidak bisa dibilang muda lagi. Kita harus menerima bahwa waktu, dan usia, akan membuat keremajaan atau kemudaan kita semakin memudar. Mencoba melawan waktu justru akan menimbulkan masalah baru: stress, kecemasan, bahkan depresi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *