10 Tips Mengurangi Makan Berlebihan

Otak memiliki kontrol penuh sekaligus pengaruh terhadap kebiasaan makan kita. Nah, ironisnya, perut nampaknya jauh lebih kuat saat bersaing dengan pikiran. Berapa kali Anda berpikir “satu gigit saja” setelah makan besar tidak akan berpengaruh apa-apa?

Pernahkah Anda merasa bosan di rumah sendirian, kemudian berusaha membunuh rasa bosan dengan menghadap TV sambil mengunyah snack? Sekali Anda merogoh kantung makanan ringan itu, tidak terasa kemudian Anda telah menghabiskan setengahnya ketika sebuah jeda iklan ditayangkan. Kebiasaan makan seperti ini benar-benar berpengaruh buruk terhadap kesehatan Anda.

Bagaimana Caranya Agar Bisa Mencegah Diri untuk Makan Berlebihan?

Berikut adalah beberapa tips untuk mengontrol kebiasaan makan, yang dapat memenangkan pikiran dan mengalahkan perut:

1. Fokus Saat Makan

Jangan makan sambil menonton TV, mengerjakan sesuatu di depan komputer, atau aktivitas lain yang mengganggu fokus makan Anda. Anda akan cenderung makan berlebihan jika dibarengi aktivitas besar lainnya, sebab Anda tidak dapat berkonsentrasi secara penuh. Dan parahnya lagi, Anda akan merasa belum makan apapun dan ingin menambah lagi, lagi, dan lagi.

2. Hindari Iklan Makanan

Menonton iklan makanan di televisi adalah kebiasaan yang sangat berpengaruh terhadap keinginan dan pola makan. Tampilan makanan di dalam iklan dapat membuat Anda mengeluarkan air liur (dalam arti sebenarnya, tapi tidak menetes-netes keluar! ) sebab tampilan makanan yang menarik selera merangsang proses produksi saliva (air liur). Saat menonton TV dan sampai pada jeda komersial, cobalah hindari menonton iklan makanan dengan melakukan aktivitas lain.

3. Bagi Porsi dan Frekuensi Makan

Lebih baik untuk membagi porsi makan dan frekuensi. Misalnya dengan membaginya menjadi 5 – 6 porsi daripada 3 porsi dalam sehari. Hal ini juga bisa menghindarkan diri dari ngemil makanan ringan loh.

4. Hindari Junk Food

Makanan-makanan instan (siap saji) dan makanan ringan seperti kue, biskuit krim, dll memiliki andil besar dalam menggagalkan proses diet anda. Hindari! Semakin sering anda melihatnya, semakin sering anda menginginkannya.

5. Nikmati Proses Makan

Makan itu menyenangkan jadi harus dinikmati. Cobalah untuk makan lebih pelan dari biasanya untuk memastikan proses pencernaan berjalan dengan baik. Kita butuh waktu setidaknya 20 menit loh untuk bisa merasakan kenyang. Jika Anda makan terburu-buru, perut sebenarnya sudah penuh, tapi rasa kenyang belum datang, sehingga cenderung membuat Anda ingin menambah porsi makan.

6. Biasakan untuk Makan (Sedikit) Sebelum Beraktivitas

Jangan melakukan aktivitas, apalagi datang ke sebuah acara kondangan, dengan perut kosong melompong. Anda akan cenderung melampiaskan nafsu makan setelah beraktivitas atau dalam suatu acara (yang ada makan-makannya). Akhirnya, Anda makan berlebihan. Maka dari itu, sebelum meninggalkan rumah, minum air atau makan buah-buahan untuk mengisi sedikit ruang kosong di perut Anda.

7. Hindari Makan Saat Stress atau Bosan

Saat Anda merasa stress atau bosan, cobalah untuk melakukan aktivitas tertentu (hobi) yang menjauhkan Anda dari dapur, kulkas, dan tentu saja, makanan. Mengapa harus makan jika Anda bisa membaca buku, mendengarkan lagu-lagu cinta, membaca Kolom Sehat, jalan-jalan, atau bertandang ke rumah teman? Secara tidak langsung Anda juga telah menghadapi rasa bosan atau stress dengan cara yang benar.

8. Cobalah untuk Makan Teratur dengan Jadwal yang Tepat

Berlatihlah untuk makan secara teratur dalam waktu yang sama setiap harinya. Melewatkan satu waktu makan sebenarnya justru berbahaya bagi proses diet Anda. Pada waktu makan berikutnya, Anda akan makan jauuuuh lebih banyak, sebab Anda merasa sangat lapar (atau kelaparan?)

9. Kontrol Porsi Saat Makan di Luar

Jika Anda makan di luar, katakanlah di restoran, hotel, atau di pesta makan bersama teman, hindari melebih-lebihkan porsi makan. Jangan pesan makanan dalam porsi besar, jumbo, atau sejenisnya seperti yang ditawarkan atau tercantum pada menu. Ambil porsi normal seperti layaknya porsi makan setiap harinya. Jika sudah merasa kenyang, stop. Jika bisa, minta pelayan (atau mungkin Anda sendiri?) untuk membungkusnya dan membawa pulang, untuk orang di rumah.

10. Belajar Masak Makanan Sendiri

Terakhir, tapi sangat penting, belajarlah untuk memasak makanan sendiri, tapi bukan hanya mie atau telor mata sapi. Banyak penelitian menyebutkan bahwa orang yang memasak makanannya sendiri (dan mencium aroma makanan saat memasak) akan menambah tingkat kepuasan. Hasilnya, selera makan yang menggebu-gebu kemudian berkurang karena Andalah chef-nya, yang punya kendali penuh berapa banyak gula atau garam yang akan dimasukkan ke dalam masakan Anda.

Salam sehat!

Tinggalkan komentar