Buah-Buahan Berbau Tapi Menyehatkan

Apakah Anda salah satu dari orang-orang yang menghindari buah berbau tapi menyehatkan? 

Apakah Anda juga penasaran mengapa banyak orang memburu buah-buah tersebut? 

Mungkin kini saatnya Anda untuk melihat manfaat 5 buah ini, kemudian mulai berusaha untuk tidak menghindarinya. Ada yang bilang, “Anda tidak akan pernah tahu yang sebenarnya, sebelum mencobanya!”. Selamat menyimak.

buah buahan berbau

Buah Berbau Menyengat Tapi Menyehatkan

Durian

Bagi sebagian orang, buah durian “bagaikan neraka”, mereka menyebutnya “busuk, bikin muntah”. Bagi sebagian lainnya, durian adalah “surga dunia”, “harum, membuat mereka ingin segera melahapnya”. Buah durian memang memiliki aroma sangat kuat dan khas.

Durian sangat populer di Asia Tenggara, termasuk buah-buahan tropis, berwarna hijau kekuningan pada buah yang sudah matang, dan kulitnya memiliki semacam duri keras. Itulah mengapa bangsa Melayu, termasuk Indonesia, menyebutnya sebagai “DURIAN”.

Durian memiliki perpaduan rasa yang unik: manis, agak kepahitan, renyah, terasa seperti krim di lidah, ada yang keras, lembut, dan sebagainya, tergantung dari spesiesnya. Durian juga menjadi bahan makanan olahan yang banyak digunakan: kue, es krim, campuran coklat, dan bahkan selai.

Beberapa Fakta Durian:

Durian adalah makanan yang dilarang dibawa di sebagian besar bandara dan hotel (mungkin karena aromanya).

Nama karakter “Dodoria” dalam kartun animasi Dragon Ball Z, berasal dari kata “durian”.

Durian tidak diambil langsung dari pohonnya (dipetik), pemanen durian menunggu hingga durian jatuh dengan sendirinya. Karena termasuk buah mahal, pada musim panen pemilik atau pemanen buah durian harus menjaga agar durian-durian yang jatuh tidak dicuri, hingga harus bermalam di perkebunan durian.

Kandungan dan manfaat durian bagi kesehatan:

  • Mengandung protein, lemak, karbohidrat, gula, dan vitamin tinggi
  • Daging buahnya biasa digunakan sebagai obat tradisional untuk mengusir cacing usus.
  • Rebusan akar pohon durian digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati demam.

Salak

Salak (dalam bahasa Melayu) adalah jenis pohon palem-paleman (palma) yang awalnya tumbuh di Semenanjung Malaysia, Thailand, Myanmar, dan Pulau Sumatera, Indonesia. Kini buah ini banyak dibudidayakan di berbagai wilayah dan menghasilkan banyak jenis salak. Ada yang bilang baunya seperti “bau kaki”.

Rasa salak bervariasi: agak kemanisan, renyah, berair, lembut, asam, tergantung pada jenisnya. Ada yang bilang rasanya seperti kombinasi mangga dan nangka, sebagian lainnya menyebut rasanya seperti campuran nanas dan apel manis.

Fakta buah salak:

Kulitnya tampak keras dan kuat, sehingga tampak menipu, seolah sulit untuk membukanya. Kenyataannya, kulit salak sangat rapuh, dan mudah dikoyak. Bentuknya mirip bawang putih dalam ukuran besar.

Kandungan dan manfaat buah salak:

Salak memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Namun demikian, tidak banyak klaim yang menyebutkan khasiat salak untuk apa saja. Tapi penduduk lokal Indonesia biasa mengkaitkan buah salak untuk mengobati buang air besar berlebihan atau mencret (memampatkan feces).

Nangka

Meski aroma nangka tidak sekuat durian, namun tetap saja bisa membuat eneg orang yang tidak menyukainya. Getah lengket dari buah ini bahkan bisa dibuat sebagai lem! Namun demikian, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, selain rasanya yang lezat, buah nangka memiliki banyak manfaat. Nangka masih masuk keluarga murbei (mulberry).

Nangka banyak ditemukan di negara-negara di Asia Tenggara, Brazil, Afrika, dan kepulauan Hindia Barat. Sebelum dibuka, aroma nangka memang agak busuk. Namun setelah dibuka, banyak yang bilang aromanya sangat harum dan menggugah selera.

Fakta menarik buah nangka:

Buah asli Indonesia dan Bangladesh

Banyak digunakan sebagai bahan masakan, minuman, kripik, permen, dan juga kari (gulai).

Buah nangka yang belum matang, masih mentah, disebut “gori” dalam bahasa jawa, dan menjadi bahan masakan lezat yang sangat terkenal dari kota Jogja dan sekitarnya: Gudeg.

Manfaat bagi kesehatan:

  • Daging dan biji nangka memiliki sifat mendinginkan tubuh.
  • Buahnya bermanfaat sebagai tonik/penyegar dan pencahar.

Mengkudu

Buah mengkudu, atau yang sering disebut buah Noni dalam dunia pengobatan herbal, adalah buah yang “tidak bisa dimakan” alias tidak memiliki rasa: tidak enak, pahit, getir, dan seringkali dijauhi. Namun demikian buah ini memiliki khasiat yang tidak main-main bagi kesehatan anda.

Noni atau mengkudu juga dikenal sebagai buah keju dan murbei India, tumbuh di kepulauan Asia Pasifik bagian Tenggara dan Polinesia. Buah mengkudu memiliki kulit kuning keputihan. Jika dibuka atau dikuak, muncul aroma yang menyengat dan busuk.

Fakta buah mengkudu:

Pada bencana kelaparan besar di kepulauan Polinesia, buah ini menjadi makanan pengganjal perut. Bahkan di beberapa negara di kepulauan pasifik, mengkudu menjadi makanan pokok.

Buah noni dimakan mentah-mentah dengan garam atau dimasak dengan bumbu kari oleh sebagian bangsa Asia Tenggara dan Aborigin.

Lalat buah adalah satu-satunya hewan yang tidak menghindar dari buah ini.

Manfaat buah noni bagi kesehatan:

  • Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan energi.
  • Digunakan dalam pengobatan diabetes, darah tinggi dan kanker (studi dan referensi lebih lanjut diperlukan untuk jenis penyakit yang terakhir ini).

Gingko

Buah ginkgo foto stok

Nama buah ini memiliki beberapa ejaan berbeda. Misalnya, di Indonesia biasa disebut sebagai Gingko atau Ginko Biloba. Bijinya yang kadang disebut kacang, berasal dari pohon betina dan berbau seperti keju busuk atau muntahan. 

Gingko memiliki bunga jantan dan bunga betina yang masing-masing berada di pohon terpisah (gingko jantan dan betina). Bagian yang digunakan sebagai bahan obat-obatan adalah biji dari gingko betina.

Gingko juga dikenal sebagai “pohon maidenhair” berasal dari China dan tumbuh juga di Jepang, Korea, Amerika, dan Prancis. Selama musim gugur, biji yang jatuh dari pohon tersebut menghasilkan bau yang tidak sedap, apalagi pada saat biji sudah mulai membusuk.

Fakta menarik Gingko Biloba:

  • Pohon Ginkgo Biloba adalah salah satu pohon tertua di dunia sekaligus menjadi 
  • satu-satunya jenis pohon yang masih hidup dari keluarga Gingko.
  • Disebut sebagai fosil hidup karena kemiripannya dengan fosil gingko dari Zaman Permian.
  • Biji Gingko atau kacang gingko biasanya direbus sebagai makanan penutup dan sup kesehatan di Cina.

Manfaat Gingko Biloba bagi kesehatan:

Biji Gingko (betina) merupakan bagian dari obat tradisional Cina, Korea, dan Jepang untuk mengobati asma, batuk, dan demam. Gingko Biloba juga digunakan dalam pengobatan serta terapi depresi.

Nah, itu dia buah-buahan berbau tapi menyehatkan yang bisa kita konsumsi dan mengandung banyak manfaat.

Tinggalkan komentar