Harapan Masa Depan Saat Menulis Blog

Kapanpun kamu kehilangan harapan, ingatkan dirimu sendiri bahwa kamu lebih kuat, lebih berani, dan lebih cerdas dari yang kamu pikir selama ini. Bertahanlah, harapan akan terus membimbingmu pada masa depan. –Honey Dee

Ya, harapan masa depan adalah sesuatu yang membuatku bertahan hingga saat ini untuk terus menulis blog. Memiliki tiga blog dan aktif semua bukanlah hal yang mudah. Terlebih saat saya harus juga menyelesaikan pekerjaan domestik dan mendampingi anak-anak belajar.

Bukan tidak pernah saya merasa bosan dan ingin menutup salah satu blog karena kuwalahan. Tapi alhamdulillah ada harapan yang terus membimbing saya untuk menghidupkan blog.

Bagaimanapun, ketiga blog tersebut lah yang bisa membuat dapur saya terus mengepul. Membantu perjuangan suami untuk menghidupi keluarga. Ada rasa bangga saat bisa (untuk) tidak (hanya) menuntut kebutuhan, tapi juga membantu memenuhi keinginan itu sendiri.

Harapan-harapan yang tercipta melalui ketiga blog saya telah membuat saya bertahan hingga sekarang. Lalu, harapan terbesar apakah yang terus membimbing saya ke masa depan?

Melihat Anak-Anak Tumbuh Sehat dan Bahagia

harapan masa depan

Saya sudah cerita di 5 Alasan Menulis Blog, bahwa setelah resign saya akan menjadi fulltime blogger. Bekerja dari rumah adalah pilihan yang tepat ketikan saya memutuskan untuk lebih dekat dengan keluarga.

Terutama anak-anak. Ya, saya ingin melihat mereka tumbuh dan mendapatkan banyak limpahan perhatian dan kasih sayang. Meskipun ada banyak hal yang harus saya korbankan, yaitu ijazah.

Saya tidak tahu seberapa kecewanya orang tua saya saat tahu saya memutuskan untuk berhenti mengajar. Bapak dan Ibu tidak pernah berkata apa-apa selain memberikan dukungannya pada keputusan saya. Alhamdulillah, saya bersyukur memiliki orang tua yang mendukung setiap keputusan saya.

Menjadi fulltime blogger juga bukan hal yang boleh diremehkan. Ada kalanya bosan karena harus lebih sering di rumah. Ada kalanya writer block datang saat dateline menumpuk.

Namun, saya selalu teringat pada harapan masa depan yang saya bangun saat membuat blog. Yaitu bisa dekat dengan anak-anak dan membuat mereka bahagia. Saya pun kembali bersemangat menulis saat melihat senyum ceria mereka dan celoteh riangnya.

Berpenghasilan Melalui Blog

Segalanya butuh uang, tapi uang bukanlah segala-galanya. Entah darimana saya mendengar kalimat tersebut yang memang ada benarnya.

Sebagai pasangan yang tidak memiliki pekerjaan tetap, kami harus berjuang setiap hari. Kadang lelah, penat, dan bosan. Tetapi lagi-lagi ada harapan yang terus membuat kami semangat menapaki hari-hari, yaitu melihat anak-anak tumbuh sehat dan sukses.

Uang memang bukanlah segala-galanya tapi untuk menyukupi kebutuhan sehari-hari tentu saja butuh uang, kan?

Nah, saya pun menggantungkan harapan juga pada ketiga blog saya agar bisa terus menghasilkan cuan. Tidak heran jika saya juga pernah beberapa kali mengikuti kelas SEO agar lebih banyak pembaca yang mampir ke blog saya.

Iya, saya akui jika content is the king. Tetapi ada yang bilang juga kalau SEO is the queen. Sehingga jika bisa menerapkan SEO pada tulisan bukan tidak mungkin pageview saya akan meningkat.

Apa sih hubungannya pageview dengan mendapatkan uang dari blog. Yaaa… saya sih berusaha agar setiap klien yang bekerja sama dengan saya tidak terlalu kecewa.

Mereka sudah membayar saya, sudah sepantasnya lah kalau saya memberikan service yang memuaskan. Salah satunya dengan menghadirkan pembaca pada setiap postingan berbayar di blog saya.

Pada akhirnya, melalui ketiga blog yang saya buat saya berharap bisa terus menyajikan informasi yang bermanfaat kepada pembaca. Sekaligus juga mendapatkan manfaat dari blog juga berupa pundi-pundi rupiah untuk terus membuat dapur mengepul dan mengantarkan anak-anak hingga mereka sukses. Amiin.

Kalau Sobat Sehat, apa harapan terbesar pada blog kalian?

#Day3

#BPNRamadan2021.

Tinggalkan komentar