Cara Menjaga Kesehatan ala Rasulullah SAW

Nikmat sehat merupakan suatu anugerah yang diberikan Tuhan kepada seseorang semasa hidupnya. Sehat membuat seseorang mampu melakukan aktivitas sehari-hari dengan penuh tenaga. Berbalik dengan keadaan sakit yang membuat seseorang kesulitan bahkan tidak mampu berbuat apa-apa dan hanya terbaring di tempat tidur.

Kesehatan adalah sumber kedamaian dunia. Pelajar yang sakit akan terganggu aktivitas belajarnya dan membuatnya ketinggalan pelajaran. Ibu yang sedang sakit akan tidak maksimal dalam mendidik dan merawat anak-anaknya sehingga anak kurang perhatian. Ayah yang sakit menjadi tidak bisa berkerja dan membuat kehidupan rumah tangga yang dipimpinnya menjadi tidak karuan.

Bayangkan jika sakit diderita oleh pejabat-pejabat atau kepala negara dan membuat mereka tidak bisa menjalankan tugasnya, maka negara akan amburadul.

Nah, betapa pentingnya kesehatan bagi setiap orang. Oleh karenanya saya ingin berbagi cara menjaga kesehatan ala Rasulullah Saw. Sebagai rule model umat Islam, rasulullah diagungkan dengan ajaran Islam yang dibawanya. Ajaran yang begitu detail mengatur seluruh aspek dalam kehidupan manusia.

Cara Menjaga Kesehatan ala Rasulullah

Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang memperhatikan kesehatan dirinya. Kesehatan bukan saja terkait fisik namun juga kesehatan jiwa. Ketika jiwa sedang tidak sehat, maka badan akan merasakan dampaknya. Begitupun ketika badan sedang tidak sehat, jiwa juga akan terganggu.

Menjaga kesehatan sesuai rule model umat Islam, Nabi Muhammad Saw. Berasal dari ajaran agama Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Beberapa cara menjaga kesehatan ala Rasulullah ini adalah yang biasa kita lihat dan lakukan sehari-hari.

Tidak Makan Berlebihan dan Berhenti Sebelum Kenyang

Dalam hal makan, Rasulullah tidak makan secara berlebihan. Segala yang berlebihan itu tidak baik. Dapat dianalogikan, ketika kita menuang air terlalu banyak di sebuah wadah, maka air itu akan tumpah. Kemudian tumpahan air itu akan membasahi daerah di sekitarnya.

Ketika kita memasukkan terlalu banyak makanan ke dalam tubuh, maka tubuh dipaksa untuk bekerja lebih keras. Sehingga akan berdampak dengan keluhan lainnya seperti naiknya gula darah, rasa sakit kepala dan rasa malas. Hal ini juga dapat memicu terganggunya pola tidur.

Makan berlebihan juga dapat menambah berat badan. Akibat dari makan berlebihan dirasakan sangat kompleks dalam diri seseorang.

Hadist dari Aisyah RA, “Dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”.

Untuk menghindari makan berlebihan, Rasulullah juga meminta agar umatnya berhenti makan sebelum kenyang dan makan sebelum lapar. Seseorang yang kenyang maka lebih membutuhkan lebih banyak waktu untuk melanjutkan aktivitas.

Kenyang juga menyebabkan rasa kantuk dan rasa malas. Sedangkan seseorang yang terlanjur lapar akan dengan rakusnya menghabiskan segala makanan yang ada dihadapannya.

Dua hal di atas dapat diatasi jika kita membuat jadwal makan dan mengatur porsi makan. Misalnya dalam sehari kita makan sebanyak tiga kali yakni di pagi, siang, dan malam hari. Maka untuk porsinya dapat kita perkirakan cukup untuk menambah energi dalam beraktivitas.

Menghindari Makanan dan Minuman Haram

Dapat dibilang menjaga kesehatan adalah menjaga apa yang kita konsumsi. Rasulullah mengajarkan kita untuk tidak memakan dan meminum yang haram.

Rasulullah mengharamkan kita untuk memakan daging babi, darah, dan bangkai hewan darat. Babi juga haram untuk dimakan karena dapat menyebabkan penyakit bagi manusia. Hal ini disebabkan Babi merupakan inang dari berbagai parasit yang dapat menyebabkan seseorang menderita cacingan.

Bangkai hewan darat adalah hewan yang mati bukan disembelih oleh seseorang, melainkan karena hal lain. Hewan yang mati tanpa disembelih dengan benar menyebabkan darah dari hewan masih bertahan di dalam tubuh. Sehingga mikroorganisme bernama salmonellosis yang bersarang di darah dam daging bangkai hewan dapat membahayakan kesehatan manusia.

Darah dalam ajaran agama Islam merupakan sebuah benda yang haram untuk dikonsumsi. Secara ilmiah, darah mengandung asam urat yang tinggi dan membahaya bila dikonsumsi oleh manusia. Darah juga memiliki banyak kandungan zat besi. Kelebihan zat besi pada manusia akan menyebabkan hemokromatosis, kondisi dimana terjadi penumpukan cairan di paru-paru dan tekanan darah menjadi rendah.

Minuman haram yang dapat memabukkan juga dilarang untuk dikonsumsi. Minuman keras atau miras atau dalam ajaran agama Islam disebut khamr ini memiliki dampak negatif bagi seseorang yang meminumnya. Kandungan dalam minuman keras dapat menyebabkan organ tubuh menjadi tidak berfungsi.

Menjaga Kebersihan dan Berolahraga

Diketahui bahwa Rasulullah merupakan cerminan dari nama-nama Allah, diantaranya adalah Allah Maha Mulia dan Maha Indah. Lingkungan yang bersih selain akan terlihat indah namun juga dapat mencegah penghuninya dari penyakit-penyakit. Selain kebersihan lingkungan, kebersihan tubuh juga harus diperhatikan.

Di sisi lain, Rasulullah juga memberikan contoh kepada umatnya agar berolahraga. Rasulullah semasa hidupnya senang melakukan aktivitas olahraga berenang, memanah, dan berkuda.

Demikian merupakan cara menjaga kesehatan ala Rasulullah. Menjaga kesehatan adalah menjaga apa yang kita konsumsi untuk tubuh. Jika kita melakukan hal yang baik, maka tubuh akan sehat.

Jika tubuh digunakan untuk hal yang negatif, hidup di lingkungan yang kotor, mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram, dan malas berolahraga, maka tubuh menjadi mudah untuk sakit. Kesehatan tubuh kita tergantung pada apa yang kita makan dan kita lakukan.

Tinggalkan komentar